<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286349389204028397</id><updated>2012-02-16T04:45:08.634-08:00</updated><title type='text'>Jogjakarta Adiluhung</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://jogjakartaadiluhung.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286349389204028397/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jogjakartaadiluhung.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Mas Wi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17752676167728246974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>3</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286349389204028397.post-4976263184520606824</id><published>2008-12-09T19:34:00.001-08:00</published><updated>2008-12-09T19:34:54.207-08:00</updated><title type='text'>=Sutiyoso Wijanarko - SUTIYOSO WIJANARKO - SUTIYOSO WIJANARKO</title><content type='html'>&lt;dl class="profile-datablock"&gt;&lt;dt class="profile-data"&gt;&gt;&gt; SUTIYOSO WIJANARKO &lt;&lt;&lt;/dt&gt;&lt;dd class="profile-textblock"&gt;Praktisi Pengobatan ( membantu mengobati ) penyakit Kanker,Tumor,Kista,Miom dll. Menyediakan Obat Kanker yang telah terbukti khasiatnya. &lt;br /&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dd class="profile-textblock"&gt;Peduli Kesehatan Reproduksi Wanita (kesrepro). Thinkernet (pecinta internet), Pelestari Jamu, Pecinta Seni dan Petani Organic. Menduduki Posisi Bidang Industri dan Perdagangan DPD GP JAMU D.I.Y. SK. MENTERI KESEHATAN Nomor : 643 / Men Kes / VII / 1993. Tgl.28 Juli 1993.&lt;br /&gt;  &lt;/dd&gt;&lt;dd class="profile-textblock"&gt;Pembina Yayasan Kanker di Yogyakarta yaitu Yayasan Anti Kanker Indonesia. Membawa Misi Persaudaraan, Perdamaian dan Pencerahan.&lt;br /&gt;  &lt;/dd&gt;&lt;dd class="profile-textblock"&gt;Pemerhati Budaya Global. http://www.worldculturalforum.blogspot.com.&lt;br /&gt;  &lt;/dd&gt;&lt;dd class="profile-textblock"&gt;Pengamat Blogger.&lt;br /&gt;  &lt;/dd&gt;&lt;dd class="profile-textblock"&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/dd&gt;&lt;dd class="profile-textblock"&gt;Telp (F l e x i). 0274 - 7401857&lt;br /&gt;  &lt;/dd&gt;&lt;dd class="profile-textblock"&gt;Hp. 0811250781&lt;br /&gt;  &lt;/dd&gt;&lt;dd class="profile-textblock"&gt;e-mail :  sutiyosowijanarko@gmail.com.&lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286349389204028397-4976263184520606824?l=jogjakartaadiluhung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jogjakartaadiluhung.blogspot.com/feeds/4976263184520606824/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286349389204028397&amp;postID=4976263184520606824' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286349389204028397/posts/default/4976263184520606824'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286349389204028397/posts/default/4976263184520606824'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jogjakartaadiluhung.blogspot.com/2008/12/sutiyoso-wijanarko-sutiyoso-wijanarko.html' title='=Sutiyoso Wijanarko - SUTIYOSO WIJANARKO - SUTIYOSO WIJANARKO'/><author><name>Mas Wi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17752676167728246974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286349389204028397.post-4433458494177026919</id><published>2007-12-18T21:03:00.000-08:00</published><updated>2007-12-18T21:06:36.811-08:00</updated><title type='text'>Email - Jogjakarta Adiluhung</title><content type='html'>Email=&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jogjakartaadiluhung@yahoo.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286349389204028397-4433458494177026919?l=jogjakartaadiluhung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jogjakartaadiluhung.blogspot.com/feeds/4433458494177026919/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286349389204028397&amp;postID=4433458494177026919' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286349389204028397/posts/default/4433458494177026919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286349389204028397/posts/default/4433458494177026919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jogjakartaadiluhung.blogspot.com/2007/12/email-jogjakarta-adiluhung.html' title='Email - Jogjakarta Adiluhung'/><author><name>Mas Wi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17752676167728246974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286349389204028397.post-5816455850727106573</id><published>2007-12-18T20:55:00.000-08:00</published><updated>2007-12-18T20:56:12.037-08:00</updated><title type='text'>SARASEHAN SENI BUDAYA DI PENDOPO RETNO AJI MATARAM</title><content type='html'>http://upik.jogja.go.id/news/index.cfm?berita_id=02072007100348&amp;amp;x=2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#003366;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Geneva, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;SARASEHAN SENI BUDAYA DI PENDOPO RETNO AJI MATARAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#003366;"&gt;&lt;span style="font-family:Geneva, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;Jika kita mencermati Visi Kota Yogyakarta Tahun 2006-2011 yaitu Kota Yogyakarta sebagai kota pendidikan berkualitas, pariwisata berbasis budaya dan pusat pelayanan jasa, yang berwawasan lingkungan, untuk mencapainya tentu saja memerlukan peran proaktif oleh masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sisi pemerintah, berbagai strategi kebijakan pembangunan di bidang budaya telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta yaitu : Meningkatkan budaya kebersamaan dan kemandirian masyarakat melalui penguatan dan fasilitasi kegiatan komunitas dalam rangka mendukung percepatan pemulihan kondisi pasca gempa bumi; Memanfaatkan tingkat heterogenitas budaya yang ada dalam suatu interaksi positif antar budaya, sehingga menjadikan Yogyakarta sebagau kota yang berbudaya dengan wawasan global. Demikian antara lain Sambutan tertulis Walikota Yogyakarta H.Herry Zudianto yang dibacakan oleh Drs. M. Sudibyo dari Dinparsenibut Kota Yogyakarta pada acara Sarasehan Seni Budaya di Pendopo Pusat Olah Seni Retno Aji Mataram, Gedongkiwo Yogyakarta, Rabu (27/6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut Walikota mengatakan bahwa, Pemerintah Kota Yogyakarta berniat mengembangkan dan melestarikan nilai-nilai positif budaya lokal guna mempertahankan jati diri dan kepribadian bangsa; Melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam menangkal pengaruh negatif globalisasi, mendorong tumbuh kembangnya daya kreasi masyarakat dengan tetap mengacu pada etika, moral dan estetika, sehingga budaya lokal akan tetap terpelihara dan berkembang secara dinamis, serta memberikan apresiasi kepada pelaku-pelaku seni dan budaya sehingga selalu ada motivasi untuk berkembang dalam mempertahankan budaya lokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yogyakarta mengemban begitu banyak khasanah tradisi dan telah memiliki entitas serta identitas sebagaimana tersandang dalam namanya Ngayogyakarta Hadiningrat yaitu tempat yang pantas dan prayoga yang menjadi suri keindahan semesta. Namun demikian, disadari atau tidak, beberapa tahun belakangan ini kita mulai merasakan termarginalkannya budaya-budaya lokal. Degradasi budaya ini secara faktual dipicu adanya perkembangan politik, sosial, ekonomi dan sosio kultural yang secara tidak langsung menyebabkan perubahan kultural yang mendasar di kalangan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi jagat kebudayaan sendiri, sebenarnya globalisasi bukanlah hal baru. Hanya saja, transformasi budaya atas desakan globalisasi dan saling tarik menarik antara arus tradisi dan modernisasi menyebabkan semakin menipisnya rasa melu handarbeni masyarakat terhadap budaya lokal. Oleh karena itu, recovery budaya perlu dilakukan untuk membentengi budaya asing yang terus menyerbu kasanah budaya kita. Memberikan ruang dan waktu bagi budaya tradisi adiluhung agar tetap mampu memberikan konstribusi nyata bagi moralitas bangsa guna menanggulangi dekadensi moral dan gradasi unggah ungguh dalam masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan saatnya lagi saling menyalahkan atau membuang tanggung jawab, tetapi kita semua bisa saling bersinergi, cancut tali wondo menanggulangi keadaan. Marilah bersama-sama kita bangkitkan kesadaran kita untuk bangga dengan budaya tradisi adiluhung kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah sepantasnya kita ucapkan terima kasih kepada Komunitas Pusat Olah Seni Retno Aji Mataran yang selama ini senantiasa konsisten menunjukkan partisipasinya dalam membangun budaya masyarakat. Semoga kegiatan budaya ini dapat membangkitkan inspirasi bagi tumbuhnya berbagai kegiatan serupa di masyarakat dengan beragan bentuk, sehingga memberikan citra Yogyakarta sebagai Kota Budaya yang hidup dan menghidupi. Budaya itu hidup karena memang menjadi bagian dari budaya masyarakat. Dan menghidupi karena merupakan living culture yang menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Yogyakarta. Demikian Walikota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu KTR Maharsiworo Pimpinan Pusat Olah Seni Retno Aji Mataram menyampaikan ucapan terimakasih atas masih banyaknya seniman yang nguri-uri seni budaya tradisional seperti karawitan, pedalangan, tari dan sebagainya sebagai media srawung sehingga dunung akan makna budaya tradisional yang ternyata adi luhung itu untum diterapkan dalam kancah kehidupan sehari-hari. Yang sangat memprihatinkan hingga kini adalah adanya penari putra yang kian sedikit. Tari putra baik yang halus maupun yang gagahan, lebih-lebih yang membutuhkan penghayatan perwatakan khusus seperti Senggono (kethek) dan Cakil sangat dibutuhkan. Untuk itu perlu menggugah sanggar seni tari tradisional untuk dapat mengembalikan minat penari putra untuk dapat membawakan tari berikut maknanya kehadapan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sarasehan menghadirkan : KRT Condroradono, HA.Charris Zubair dan H.Herry Zudianto Walikota Yogyakarta sebagai nara sumber seni dan budaya yang memberikan orasi sekitar seni tari jawa tradisional dan upaya pelstariannya serta tumbuh kembangnya suatu kultur dan hubungannya dengan dinamika kehidupan masa kini bagi seniman khususnya dan masyarakat luas pada umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sarasehan diperagakan tari Kelono Rojo yang menggambarkan seorang raja yang sedang bersolek karena jatuh cinta oleh 4 penari putra yang sudah mendekati usia setengah abad, pedalangan dengan menggelar goro-goro serta karawitan oleh ibu-ibu RT setempat. Hadir dalam sarasehan tersebut anggota komunitas Olah Seni Retno Aji Mataram, Ketau dan Pengurus Dewan Kebudayaan Kota Yogyakarta serta undangan. &lt;strong&gt;(BID /UPIK KOTA YK)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286349389204028397-5816455850727106573?l=jogjakartaadiluhung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jogjakartaadiluhung.blogspot.com/feeds/5816455850727106573/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286349389204028397&amp;postID=5816455850727106573' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286349389204028397/posts/default/5816455850727106573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286349389204028397/posts/default/5816455850727106573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jogjakartaadiluhung.blogspot.com/2007/12/sarasehan-seni-budaya-di-pendopo-retno.html' title='SARASEHAN SENI BUDAYA DI PENDOPO RETNO AJI MATARAM'/><author><name>Mas Wi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17752676167728246974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
